Meski Terdampak, Bisnis Influencer Marketing Masih terus bertahan

Meski Terdampak, Bisnis Influencer Marketing Masih terus bertahan

 Bisnis Influencer Marketing tetap bertahan ditengah Pandemi


seputarmusikindo - Group pemasaran dan talenta digital global Gushcloud Internationaltelah merilis sebuah laporan resmi mengenai efek dari pandemi covid 19 terhadap industri influencer marketing di asia tenggara yang berjudul "The New Normal : How Covid 19 has changed the fundamentals of influencer marketing in southeast Asia" dalam format whitepaper.

Whitepaper mengeksplorasi dan membahas dampak pandemi covid 19 pada industri influencer marketing dan digital entertainment di pasar utama asia tenggara yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, filipina, Vietnam dan thailand, sementara juga melihat studi kaasus dari cina dan amerika serikat, yang sering menetapkan standar dan praktik yang diikuti pasar asia tenggara.

Saat virtual press conference dalam rilis Gushcloud Whitepaper, Jang Hansol dan Amel Carla tergabung sebagai exclusive talents di Gushcloud berpendapat, sejak adanya pandemi covid 19 terdapat banyak perubahan konten.


Baca Juga :  Aaliyah Massaid Berdonasi Melalui single bertajuk "Saling Peduli"


Whitepaper menampilkan wawasan dari para profesional industri dari seluruh wilayah dan juga dibentuk atas kolaborasi dengan Dr. Crystal Abidin (Internet Studies, Curtin University) seorang antropolog dan ahli etnografi yang meneliti budaya influencer, terutama hubungan kaum muda dengan selebriti internet, visibilitas online dan budaya pop media sosial.





Post a Comment

0 Comments