Thumbnail Sal Priadi
seputarmusikindo.com - Penyanyi dan penulis lagu Sal Priadi kembali menghadirkan karya visual yang penuh makna. Kali ini, ia merilis video musik untuk lagu “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” pada 11 Maret 2026, sekaligus menjadi penutup perjalanan album keduanya, Markers and Such, Pens, Flashdisks atau yang disingkat MASPF.
Lagu ini berangkat dari refleksi tentang rasa sesal yang sering kali tidak sempat diucapkan. Bagi Sal, “titik-titik” dalam doa bukanlah ruang kosong, melainkan tempat di mana nama orang-orang tersayang selalu hadir—terutama di penghujung malam saat doa dipanjatkan.
Tonton Music Videonya Disini
Video musiknya ditulis sekaligus disutradarai oleh Bernardus Raka, yang dikenal piawai menerjemahkan emosi lagu ke dalam visual yang kuat. Dalam video berdurasi 8 menit 9 detik tersebut, cerita berpusat pada seorang ayah yang bekerja sebagai sopir truk.
Kisahnya menyoroti pergulatan batin yang jarang terucap. Jarak, kesibukan, serta kealpaan raga digambarkan perlahan menghantui hubungan sang ayah dengan orang-orang yang ia cintai. Visual yang sunyi namun emosional itu seolah memperpanjang makna lirik lagu—tentang kerinduan, penyesalan, dan doa yang selalu menyimpan nama keluarga.
Melalui “Ada Titik-Titik di Ujung Doa”, Sal Priadi kembali menunjukkan kemampuannya merangkai cerita sederhana menjadi refleksi yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Video musik ini sekaligus menutup perjalanan naratif album MASPF dengan cara yang intim, tenang, dan menyentuh.

