Seputarmusikindo.com - Jakarta, 8 Mei 2026 — Band pop Melayu Indonesia, BianGindas, resmi kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat album terbaru bertajuk “Engkaulah Nyawaku”. Album yang resmi dirilis di seluruh platform digital pada 8 Mei 2026 ini hadir bersama music video untuk single utama mereka, “Tarik Ulur”.
Comeback kali ini terasa spesial karena BianGindas tidak hanya menghadirkan lagu-lagu bernuansa cinta dan kehidupan, tetapi juga membawa pesan emosional tentang perjalanan, perjuangan, hingga rasa terima kasih kepada para pendengar setia yang selama ini mendukung mereka.
Album “Engkaulah Nyawaku” memuat total 11 lagu, di antaranya “Tarik Ulur”, “Bersandiwara”, “Cinta Tanda Tanya”, “Apa Sih Maumu”, “Hidupku Kamu”, hingga lagu unik berjudul “Mau Nikah Gak Punya Biaya”. Deretan lagu tersebut dibalut dengan warna khas Melayu pop ala BianGindas yang sederhana, ringan didengar, namun tetap emosional dan relate dengan kehidupan banyak orang.
Sebagai focus track, “Tarik Ulur” mengangkat kisah tentang seseorang yang terjebak dalam hubungan yang penuh ketidakjelasan. Liriknya menggambarkan perasaan dipermainkan oleh orang yang dicintai, sebuah tema yang terasa dekat dengan realita hubungan anak muda masa kini.
Menariknya, perilisan album ini juga menjadi momen diperkenalkannya Sony sebagai personel baru yang mengisi posisi keyboard. Kehadiran Sony disebut memberikan warna baru dalam musikalitas BianGindas tanpa menghilangkan identitas musik mereka yang sudah dikenal luas.
Album ini sendiri dikerjakan selama kurang lebih tiga bulan sejak Januari 2026. Proses produksinya dilakukan di beberapa studio, mulai dari BianGindas Studio, 5Suara Studio untuk pengambilan vokal, hingga Yog’s Studio Gallery untuk sesi drum. Sementara proses mixing dan mastering sepenuhnya dikerjakan di BianGindas Studio.
Tak hanya itu, album ini juga melibatkan sejumlah musisi kolaborator seperti Hendri Lamiri yang mengisi bagian biola dan string, serta Gege pada backing vocal, yang membuat nuansa musik di album ini terasa lebih kaya dan emosional.
Bian turut mengambil peran sebagai Producer yang bertanggung jawab atas arah kreatif dan musikal album ini. Sedangkan Bintang Artha Kreatif dipercaya sebagai Executive Producer dengan dukungan penuh dari BAM Management sebagai manajemen resmi BianGindas.
Judul album “Engkaulah Nyawaku” dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Bian, album ini menjadi simbol rasa terima kasih untuk seluruh teman, keluarga, dan fans yang terus mendukung perjalanan BianGindas sejak awal terbentuk pada 2014.
"Kami menganggap semua yang terus mendukung BianGindas adalah nyawa dari BianGindas. Tanpa mereka, kami bukan apa-apa,” ungkap Bian.
Lewat album ini, BianGindas berharap karya mereka bisa terus menemani pendengar, menjadi soundtrack perjalanan hidup, sekaligus menghadirkan musik yang jujur dan penuh makna bagi siapa saja yang mendengarkannya.

