seputarmusikindo.com - Heri Batara akhirnya kembali menyalakan distorsi lewat single terbaru berjudul “We Are Not Fall In”. Kembalinya sosok yang pernah jadi bagian penting era cadas Edane ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga jadi penanda kalau energi rock ala Heri Batara ternyata belum habis dimakan zaman.
“We Are Not Fall In” hadir dengan karakter yang mentah, keras, dan tetap garang. Lagu ini seperti membawa kembali nuansa rock era album “Jabrik” dan “Borneo”, saat nama Heri Batara dikenal lewat vokal liar dan attitude panggung yang meledak-ledak. Bedanya, kini Heri datang dengan sudut pandang yang lebih reflektif.
Di balik dentuman riff dan gebukan drum yang agresif, “We Are Not Fall In” berbicara soal rasa ragu terhadap banyak omongan dan janji yang bertebaran di sekitar kehidupan. Lagu ini terasa seperti ajakan untuk berhenti terjebak di kesalahan yang sama dan mulai melangkah keluar dari situasi yang tidak sehat.
Heri sendiri mengaku keputusan untuk kembali bermusik muncul setelah banyak dorongan dari orang-orang terdekatnya. Setelah cukup lama vakum dari proses kreatif, ia merasa masih punya energi dan keresahan yang perlu dituangkan lewat musik.
Menariknya, di proyek ini Heri juga terlihat tidak ingin sekadar menjual nama besarnya sebagai eks vokalis Edane. Walau memakai nama “Heri Batara” sebagai identitas utama, proyek ini tetap dibangun dengan semangat band. Ada keterlibatan lintas generasi dalam proses kreatifnya, mulai dari Mev di sektor aransemen, William Agathan pada gitar, hingga Kemal Fasya di drum.
Chemistry lintas Gen X dan Gen Z itu justru jadi warna tersendiri di “We Are Not Fall In”. Heri menyebut proses penyamaan visi menjadi tantangan paling besar, namun dari situlah karakter musik mereka akhirnya terbentuk.
Soal genre, Heri juga tampak tidak terlalu ambil pusing dengan berbagai label musik modern. Baginya, musik rock tetap soal energi, karakter, dan kejujuran dalam memainkan apa yang memang dipahami.
Kembalinya Heri Batara tentu jadi angin segar buat penikmat rock dan metal Indonesia yang sudah lama menunggu suaranya kembali meraung. Apalagi, “We Are Not Fall In” disebut baru langkah awal karena masih ada beberapa materi lain yang tengah dipersiapkan untuk dirilis tahun ini.
Single “We Are Not Fall In” sudah tersedia di berbagai platform digital. Sambil menunggu video musik resminya rampung, para penikmat musik keras sudah bisa menikmati versi video liriknya melalui kanal YouTube resmi Cadaazz Pustaka Musik.

