Sound of Panca Ajak Duet Rudy Nugraha Lewat Album "Menang Untuk Kalah" Untuk Soundtrack Film Dengan Judul yang sama

1


seputarmusikindo.com - Jakarta – Sound Of Panca resmi merilis album terbaru “Menang Untuk Kalah”, sebuah karya yang lahir dari keresahan para personelnya terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.


Tidak sekadar menjadi kumpulan lagu, album ini dirancang sebagai medium bagi Sound Of Panca untuk menyampaikan pesan, refleksi, dan pandangan terhadap berbagai fenomena yang dapat memberikan dampak merugikan bagi kehidupan masyarakat.

Dari sisi musikalitas, “Menang Untuk Kalah” mengusung rock sebagai fondasi utama yang kemudian dipadukan dengan sentuhan pop dan elemen sinematik. Perpaduan tersebut membuat album tetap terdengar atraktif sekaligus mendukung karakter cerita yang dibangun melalui film dengan judul yang sama.

11 Lagu dan Dua Versi Akustik

Sound Of Panca menghadirkan total 11 lagu dalam album ini. Sembilan lagu menjadi materi utama, sementara dua lainnya hadir dalam versi akustik.

Materinya terdiri dari “Judi”, “Menang Untuk Kalah”, “Lelah Hati”, “Tersisa Sesal”, “Ku Ingin Menjagamu”, “Hancur Lebur”, “Baik-Baik Tanpaku”, “Kalah Telak”, dan “Dewi”.

Dua lagu, yakni “Tersisa Sesal” dan “Ku Ingin Menjagamu”, kemudian kembali dihadirkan dalam format akustik.

Untuk penulisan lagu, “Judi” merupakan karya H. Rhoma Irama. Sementara sebagian besar materi lainnya ditulis oleh Faris, vokalis Sound Of Panca.

Rudy Nugraha dan Andinna Jadi Kolaborator Album “Menang Untuk Kalah” turut diperkuat sejumlah kolaborasie menarik.

Sound Of Panca menggandeng Rudy Nugraha, eks vokalis Caffeine, dalam tiga lagu sekaligus, yaitu “Judi”, “Tersisa Sesal”, dan “Ku Ingin Menjagamu”.

Khusus lagu “Judi”, Sound Of Panca memberikan interpretasi baru terhadap karya H. Rhoma Irama melalui aransemen yang disesuaikan dengan karakter musik mereka.

Kolaborasi lainnya hadir melalui Andinna, vokalis Candu, yang terlibat dalam lagu “Hancur Lebur”.

Kehadiran dua vokalis tamu tersebut memberikan warna berbeda sekaligus memperkaya karakter vokal dalam album.

Semua Lagu Menjadi Bagian dari Film

Salah satu konsep utama yang membedakan “Menang Untuk Kalah” adalah keterkaitannya dengan film berjudul sama.

Seluruh lagu dalam album digunakan sebagai original soundtrack (OST) sekaligus musik ilustrasi film. Dengan demikian, musik Sound Of Panca tidak hanya menjadi karya yang berdiri sendiri, tetapi juga memiliki fungsi untuk membangun suasana dan memperkuat cerita secara sinematik.

Unsur rock, pop dan sinematik yang digunakan dalam album pun menjadi bagian penting dalam menyesuaikan musik dengan kebutuhan visual film.

Diisi Musisi dengan Pengalaman Panjang

Sound Of Panca memang tergolong sebagai band baru, namun formasinya diperkuat musisi yang telah memiliki pengalaman di industri musik Indonesia.

Band ini terdiri dari Faris (vokal), Nayank (gitar), Alam Nirza (bass), Nandoz (drum), dan Anwar Fauzi (keys & piano).

Alam Nirza merupakan eks Caffeine, Nandoz pernah menjadi bagian dari Souljah, sementara Anwar Fauzi memiliki pengalaman sebagai additional keys Padi.

Latar belakang tersebut turut membentuk karakter Sound Of Panca yang menggabungkan energi rock dengan pendekatan pop dan sentuhan sinematik.

Diproduksi April hingga Juni 2026

Proses pengerjaan album “Menang Untuk Kalah” berlangsung sejak awal April hingga pertengahan Juni 2026.

Proses tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari penulisan materi, penggarapan musik, rekaman hingga mastering.

Melalui album ini, Sound Of Panca ingin membuktikan bahwa musik dapat menjadi ruang untuk menyampaikan keresahan sekaligus menghadirkan karya yang tetap memiliki nilai hiburan.

Dengan 11 lagu, kolaborasi bersama Rudy Nugraha dan Andinna, serta konsep yang terhubung langsung dengan film, “Menang Untuk Kalah” menjadi langkah Sound Of Panca dalam memperkenalkan identitas musikal mereka kepada publik.

Album tersebut kini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan dapat dinikmati oleh penikmat musik Indonesia.

Post a Comment

1Comments
  1. bandnya kerenn n gacorrr bgtt sihh jujur ini mahhh, tmbhh gasabarrr filmnyaa sebaguss apaa yakkkkk

    ReplyDelete
Post a Comment