seputarmusikindo.com - BEKASI – Di tengah tren musisi yang kini lebih sering merilis single atau EP singkat, unit heavy metal veteran asal Bekasi, SPOLENK, justru datang dengan gebrakan besar. Setelah lebih dari tiga dekade bertahan di jalur musik keras, SPOLENK resmi merilis album studio keempat mereka bertajuk “Come On” pada 1 Mei 2026.
Bukan album setengah matang, “Come On” hadir dengan total 17 lagu berdurasi sekitar 71 menit, menjadikannya salah satu rilisan paling ambisius dari skena independen tahun ini. Menariknya lagi, SPOLENK juga menghidupkan kembali dua lagu lawas era 1995 yang kini di-remix ulang dengan pendekatan sound yang lebih segar namun tetap membawa aura klasik mereka.
Band yang kini diperkuat oleh Bona (vokal), Ami (gitar), Abur (bass), dan Daniel (drum) ini memang dikenal lekat dengan warna hard rock dan glam rock. Namun lewat “Come On”, mereka memperluas eksplorasi musik ke ranah heavy metal, southern rock, hingga sentuhan swamp blues yang terdengar liar sekaligus nostalgik.
Meski mencoba menghadirkan produksi yang lebih modern, SPOLENK tetap mempertahankan identitas old school yang menjadi napas utama mereka. Pengaruh dari nama-nama besar seperti Deep Purple, Black Sabbath, David Bowie hingga The Beatles terasa kuat di beberapa bagian album.
Secara tema, “Come On” bukan album yang dibuat untuk terdengar manis. SPOLENK menuangkan keresahan personal mereka secara mentah — mulai dari kegelapan, frustasi, kemarahan, sampai refleksi soal kematian. Semua ditulis spontan tanpa banyak polesan.
"Hampir semua lagu dibuat secara spontanitas. Apa yang kita rasa dan ada dikepala langsung dikeluarkan tanpa embel-embel harus bagus atau perfect," Ungkap Pihak Spolenk dalam keterangan tertulisnya.
Tonton Music Video Unreacable Dream disini
Nuansa eksploratif album ini juga makin terasa lewat sejumlah kolaborasi lintas batas. SPOLENK menggandeng rapper asal Belanda untuk mengisi vokal di lagu “Modern Slave” dan “Fuck It All”. Selain itu, mereka juga menambahkan brass section di trek “Spinning Wheel” serta harmonika di beberapa lagu untuk mempertebal karakter southern rock yang mereka bawa.
Didirikan sejak 1993 di Bekasi, SPOLENK menjadi salah satu band musik keras yang tetap bertahan melewati berbagai generasi dan perubahan industri. Lewat “Come On”, mereka seperti ingin menegaskan bahwa musik bukan soal mengikuti algoritma pasar, melainkan tentang keberanian meluapkan isi kepala tanpa filter.
"Buat saya sendiri, album ini masih jauh dari kata keren. Tapi itulah kami, apa adanya," Tutup Spolenk dalam keterangan tertulisnya.
Berikut ini sederet lagu dari Spolenk yang berisi 17 lagu, diantaranya adalah Death Race, Black Shadow, Death Call, Modern Slave, Unreacable Dream, The Beast, In The Light Of Yesterday, Lowest, Coming Home, Alone In The Dark, Silent Crowd, Dog Eat Dog, FxlxA, Roda Putar, Three Black Bird, Distorsi Biru, Sesat.

